Ini Dia 3 Cara Mengurangi Air Limbah

Mengurangi Air Limbah Demi Keselantan Bumi
Bumi Menjadi Tempat Tinggal Makhluk Hidup

3 Cara Mengurangi Air Limbah Deterjen – Bumi adalah satu-satunya planet yang bisa ditinggali oleh makhluk hidup. Saat ini belum ada penelitian yang membuktikan tanda-tanda kehidupan di planet lain.

Mirisnya, makhluk hidup yang tinggal di bumi tidak menyadari bahwa aktivitasnya bisa merusak bumi. Memang benar jika beraktivitas adalah hak dan kodrat manusia tetapi mereka lalai jika aktivitas mereka menimbulkan dampak negatif untuk bumi.

Contoh kecilnya adalah kegiatan mencuci pakaian yang dilakukan hampir setiap hari dan hampir oleh seluruh orang di bumi. Coba bayangkan, berapa banyak volume air limbah deterjen yang terbuang ke alam dalam sehari? seminggu? sebulan? setahun? atau seabad?

Kandungan deterjen yang dipakai untuk mencuci berasal dari bahan kimia yang akan menghasilkan residu dan mencemari perairan.

Hal ini sudah dibuktikan dengan peristiwa aliran sungai yang kotor dan berbusa, punahnya biota perairan, serta menurunnya kualitas air.

Maka dari itu, ada baiknya agar orang-orang tahu efek samping dari kegiatan mencuci menggunakan deterjen.

Efek Samping Kandungan Deterjen

Perlu diingat, komposisi deterjen berasal dari bahan-bahan kimia. Bahan kimia merupakan salah satu zat yang sulit diurai oleh bakteri pengurai.

Zat kimia yang menjadi bahan utama deterjen terdiri dari surfaktan, enzim, filler dan pemutih. Mari kita simak efek samping dari masing-masing zat kimia tersebut.

Surfaktan

Surfaktan dalam deterjen memiliki fungsi untuk mengangkat kotoran yang ada di pakaian. Selain itu, zat ini juga mencegah kotoran menempel kembali pada kain saat sedang dicuci.

Namun surfaktan memiliki dampak yang negatif. Hal ini dikarenakan surfaktan bisa mengurangi kemampuan organisme perairan untuk berkembang biak.

Tak hanya itu saja, surfaktan juga mengandung senyawa turunan dari minyak bumi sehingga berbahya bagi lingkungan.

Surfaktan juga bisa menimbulkan eutrofikasi dan pencemaran lingkungan.

Enzim

Orang-orang beranggapan enzim yang ada di deterjen bisa menimbulkan reaksi alergi terhadap kulit.

Ternyata penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan membuktikan jika enzim yang ada di deterjen tidak menimbulkan reaksi alergi pada kulit.

Tetapi pada penggunaan enzim protease, bisa menimbulkan iritasi kulit apabila digunakan secara berlebihan.

Filler

Filler atau pengisi merupakan zat yang bisa menambah kuantitas daya cuci. Contoh zat kimia sebagai filler pada deterjen adalah sodium sulfat.

Sodium sulfat sendiri memiliki potensi mengiritasi kulit. Tak hanya itu, sodium sulfat juga bisa menimbulkan reaksi alergi.

Pemutih

Zat pemutih dalam deterjen berfungsi untuk membersihkan noda membandel yang ada di pakaian.

Seperti pada zat yang lainnya, pemutih bisa menimbulkan iritasi pada kulit. Selain itu, zat pemutih juga bisa memicu rasa kual dan muntah-muntah.

Tak hanya itu saja, efek dari pemutih ini bisa terjadi pada pakaian yang kita cuci, lho. Penggunaan pemutih yang berlebihan justru bisa membuat warna pakaian luntur.

Selain itu, mencampur detergen dan pemutih bisa menghasilkan gas beracun yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Gas ini bisa menimbulkan gejala sesak napas, nyeri dada dan tenggorokan, dan batuk berat. Lebih berbahaya lagi apabila berada di ruang yang tertutup maka akan menyebabkan kematian.

Bahaya Air Limbah Deterjen

Pemakaian deterjen yang berlebihan bisa memicu pencemaran lingkungan. Hal ini dikarenakan limbah cair yang dibuang hasil kegiatan mencuci mengandung residu yang berbahaya bagi lingkungan.

Peristiwa ini tak lepas dari kandungan bahan kimia yang ada di deterjen sehingga hasil pemakaiannya menghasilkan residu.

Apabila penggunaan deterjen dengan bahan kimia dilakukan secara berlebihan dan terus menerus, memungkinkan jika lingkungan sekitar kita akan tercemar.

Mirisnya, penggunaan deterjen tidak hanya digunakan untuk keperluan rumah tangga melainkan sektor industri, bisnis laundry, serta sektor lainnya.

Perlu kita ketahui bahaya air limbah yang dibuang secara berlebihan adalah sebagai berikut.

  1. Membunuh kehidupan biota air
  2. Membunuh bakteri pengurai yang ada di perairan
  3. Menurunkan tingkat tegangan air
  4. Menyebabkan eutrofikasi
  5. Menurunkan tingkat kualitas air
  6. Mengakibatkan masalah kesehatan seperti iritasi hingga kanker pada manusia.
  7. Menganggu oksigen masuk ke dalam air yang mana dibutuhkan oleh seluruh biota air
  8. Mengancam stabilitas lingkungan hidup

Solusi Mengurangi Air Limbah Deterjen

Mengurangi air limbah deterjen yang terbuang dan mencemari lingkungan bisa dilakukan dengan cara berikut ini.

Menggunakan deterjen ramah lingkungan

Deterjen Ramah Lingkungan
Deterjen Ramah Lingkungan

Mengurangi air limbah bisa dilakukan dengan penggunaan deterjen ramah lingkungan akan sangat menimbulkan dampak positif bagi lingkungan.

Deterjen yang ramah lingkungan tidak akan menghasilkan residu yang bisa mencemari lingkungan.

Untuk itu sangat disarankan untuk beralih menggunakan deterjen ramah lingkungan agar mengurangi air limbah deterjen.

Mengurangi air limbah bekas mencuci

Air Limbah Deterjen
Air Limbah Bekas Mencuci 

Mengurangi air limbah juga bisa dilakukan dengan menggunakan kembali air cucian yang masih memiliki daya cuci yang baik. Air cucian tersebut bisa digunakan untuk mencuci kembali.

Selain mengurangi air limbah yang mencemari lingkungan, cara ini juga bisa digunakan untuk menghemat pemakaian deterjen dan air sekaligus.

Jadi, kita tidak lagi boncos untuk biaya membeli deterjen atau membayar air.

Membuat alat pengolahan air limbah

Alat Pengolahan Air Limbah
Teknologi Mesin Pengolahan Air Limbah

Jika tidak memiliki teknologi mesin pengolah air limbah, langkah mengurangi air limbah bisa dilakukan dengan membuat filter air menggunakan bahan organik yang ada di rumah.

Rata-rata bahan untuk membuat filter air mudah ditemukan di sekitar kita. Contohnya adalah ijuk, pasir halus arang, kerikil dan batu.

Deterjen Ramah Lingkungan

Salah satu cara mengurangi air limbah adalah dengan menggunakan deterjen ramah lingkungan.

Dengan cara ini diharapkan limbah yang terbuang tidak akan mencemari lingkungan.

A Wash Detergent Ramah Lingkungan
A Wash Detergent Ramah Lingkungan

Solusi tepatnya adalah dengan beralih menggunakan A Wash Detergent. Produk ini merupakan deterjen yang berasal dari bahan-bahan alami sehingga aman dan tidak menimbulkan residu.

Meskipun bahannya bersifat ramah lingkungan, produk ini memiliki daya bersih yang baik. Bisa digunakan untuk mengangkat noda bandel bahkan noda lama sekalipun.

Anda bisa mengunjungi home website kami untuk mengetahui A Wash Detergent secara lebih jauh. Bisa juga mengetuk Instagram dan WhatsApp kami cukup dengan sekali klik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *