3 Cara Menangani Limbah Deterjen

3 Cara Menangani Limbah Deterjen

3 Cara Menangani Limbah Deterjen – Pemakaian produk detergen yang berfungsi untuk membersihkan pakaian dari noda dan kotoran yang menempel belakangan ini semakin tinggi jumlahnya.

Pada tiap harinya, masyarakat menggunakan deterjen untuk mencuci pakaian yang kotor. Kegiatan rutin ini dilakukan secara terus menerus oleh masyarakat.

Kandungan bahan aktif yang ada dalam detergen dapat berbahaya untuk lingkungan dan menyebabkan pencemaran lingkungan, terutama pada pencemaran air.

Sebagian besar pencemaran air memiliki bahan bahan yang berbahaya bagi tubuh manusia. Air bersih yang sudah tercampur dengan deterjen jika sudah tidak dipakai maka akan terbuang ke aliran sungai dan dapat mencemari air serta tanah.

Dampak Negatif Detergent Bagi Lingkungan 

Tahukah anda ternyata detergen yang anda gunakan setiap harinya dapat membahayakan bagi lingkungan hidup?

Padahal produk detergen yang terbuat dari bahan bahan kimia mempunyai resiko bahaya yang sangat besar bagi lingkungan hidup. Berikut adalah beberapa alasan mengapa detergen berbahaya bagi ekosistem dan juga lingkungan 

Memicu eutrofikasi

Cara Menangani Limbah Deterjen

Perairan sungai ataupun rawa yang sudah tercemar limbah detergen dapat menimbulkan eutrofikasi. Eutrofikasi merupakan suatu kondisi yang dimana pesatnya pertumbuhan eceng gondok ataupun ganggang.

Apabila kondisi ini dibiarkan saja, maka permukaan sungai ataupun rawa akan tertutup tanaman eceng gondok dan juga alga.

Eutrofikasi dapat menimbulkan dampak yang negatif bagi biota air karena dapat menghambat sirkulasi oksigen serta sinar matahari yang masuk ke dalam air. 

Menyebabkan pencemaran air

Kondisi limbah cair detergen yang tidak terkendali dapat menimbulkan pencemaran air pada got-got yang akhirnya mengalir ke aliran sungai kemudian bermuara di laut.

Jika debit limbah detergen semakin besar jumlahnya maka sangat memungkinkan apabila terjadi pencemaran terhadap air yang ada di tanah.

Sementara itu, air tanah dipakai sebagai sumber air minum bagi masyarakat, sehingga zat kimia berbahaya yang terkandung dalam detergen secara tidak langsung akan ikut terminum dalam minuman sehari hari. 

Bukan hanya itu, busa sabun yang berada pada permukaan perairan juga dapat menghalangi sirkulasi oksigen dan cahaya matahari yang masuk sehingga dapat menimbulkan kematian bagi biota air di bawahnya.

Mengancam ekosistem air laut

Limbah cair detergen yang mengalir di aliran sungai akan berakhir di laut.

Detergen memiliki banyak sekali zat zat kimia yang berbahaya bagi biota air seperti nonylphenol ethoxylates, surfaktan, alkyl benzene sulfonate, zat pewangi, pemutih, dan fosfat.

Semua zat kimia tersebut bisa saja mengancam bagi hidup biota laut. 

3 Cara Menangani Limbah Deterjen

Cara Menangani Limbah Deterjen
Cara Menangani Limbah Deterjen

Water grey atau limbah rumah tangga ini adalah limbah yang perlu kita perhatikan dan kelola dengan baik, agar tidak mencemari lingkungan dan juga perairan.

Adapun beberapa cara menangani limbah deterjen rumah tangga ini. Diantaranya yaitu:

Menggunakan Deterjen Pembersih yang Ramah Lingkungan

Dalam memilih cairan pembersih yang terbuat dari detergen. Ketika anda memilih detergen ramah lingkungan ini , umumnya terlihat pada kandungan busanya.

Detergent dengan jenis ini mempunyai kandungan busa yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan jenis detergen lainnya. Jadi, air bekas detergen ini dapat Anda pakai kembali.

Mengurangi Buangan Air Limbah

Cara untuk mengurangi banyaknya pembuangan limbah cair ini dapat dengan melakukan perilaku menghemat.

Dapat juga dengan limbah detergen ini, Anda bisa dapat menghindari kebiasaan untuk mencuci pakaian kotor dengan jumlah yang sedikit.

Hal seperti ini dilakukan supaya mengurangi pemborosan dalam pemakaian detergen, dan mengurangi banyaknya limbah cair yang terbuang.

Anda juga dapat melakukan penghematan dengan cara memakai kembali air sisa rendaman pakaian yang masih mempunyai daya bersih yang cukup. Seperti memakainya kembali untuk mencuci lap, sandal, ataupun yang lainnya.

Membuat Sistem Pengolahan Air Limbah

Cara untuk membantu mengatasi pembuangan limbah detergen yang terakhir yaitu dengan membuat sistem pengolahan air limbah. Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan dalam mengelola limbah cair detergen.

Salah satunya  yaitu dengan menerapkan filter organik pada rumah anda. Pastinya limbah air dari sisa detergen ini memasuki bermacam macam tahapan filter.

Anda dapat menggunakan proses filter ini dengan memakai kangkung atau kiambang. Dengan menggunakan kedua cara itu, diharapkan dapat mengatasi maupun mengurangi bau yang tidak sedap pada air limbah deterjen.

Rekomendasi Detergent Ramah Lingkungan

Cara Menangani Limbah Deterjen
Cara Menangani Limbah Deterjen

Deterjen ramah lingkungan bisa dikenali dengan mudah karena memiliki busa yang lebih sedikit serta mudah untuk dibilas.

Nah, bagi anda yang ingin beralih menggunakan produk deterjen yang eco-friendly agar dapat mengurangi limbah deterjen di lingkungan, Berikut ini rekomendasi deterjen ramah lingkungan yang dapat anda gunakan.

A Wash Detergent Super termasuk dalam kategori detergent ramah lingkungan karena memiliki busa yang dapat menguap sehingga sisa air yang telah tercampur dengan deterjen dapat dibuang ke aliran sungai tanpa menyebabkan pencemaran air.

A Wash Detergent Super merupakan sebuah produk pembersih yang mengandung bahan aktif dan sudah diformulasikan untuk membantu menghilangkan berbagai jenis noda bandel yang menempel pada pakaian dengan sangat mudah.

Selain untuk menghilangkan noda pada pakaian detergent ini juga dapat menghilangkan kerak pada lantai kamar mandi serta kerak yang menempel pada peralatan dapur.

Yuk beralih menggunakan A Wash Detergent Super agar mencuci dapat lebih mudah tanpa mencemari lingkungan. Hubungi nomor +62 813-2963-9848 untuk informasi selengkapnya.