Ini Dia 4 Bahaya Air Limbah Deterjen

Bahaya air limbah deterjen
4 Bahaya Air Limbah Deterjen

Ini Dia 4 Bahaya Air Limbah Deterjen – Moms, kegiatan mencuci pakaian yang hampir setiap hari kita lakukan bisa membahayakan lingkungan sekitar, lho.

Bahkan menurut diperkirakan rata-rata penggunaan deterjen di 50 gram per hari. Apabila dikalikan dengan penduduk Indonesia yang berjumlah 220 juta jiwa sudah terlihat jumlah deterjen yang terbuang mencapai 720 ton deterjen.

Wah, ternyata penggunaan deterjen sehari-hari dapat mencapai angka fantastis apabila digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Di sisi lain, deterjen mengandung berbagai bahan kimia yang aktif sebagai bahan untuk menghilangkan noda bandel yang ada di pakaian.

Bahan kimia yang menjadi kandungan deterjen itu bisa menyebabkan pencemaran lingkungan di area sekitar.

Hal ini dikarenakan air sisa pembuangan cucian mengandung zat kimia yang bisa mencemari lingkungan sekitar, terutama perairan.

Air limbah yang terbuang secara bebas di lingkungan bisa merusak ekosistem yang ada di sekitarnya.

Nah untuk mengetahui apa saja bahaya air limbah deterjen, ini dia informasi berbagai bahaya air limbah deterjen.

1. Menimbulkan eutrofikasi

Bahaya air limbah deterjen
Eutrofikasi

Bahaya air limbah deterjen yang pertama adalah munculnya peristiwa eutrofikasi.

Peristiwa eutrofikasi adalah suatu kondisi dimana perairan baik sungai atau rawa ditumbuhi oleh eceng gondok dan ganggang.

Pertumbuhan eceng gondok dan ganggang ini berada di jumlah yang tidak wajar. Dalam artian, pertumbuhan eceng gondok dan ganggang sangat pesat sehingga menutupi permukaan rawa atau sungai.

Kondisi sungai atau rawa yang ditumbuhi oleh eceng gondok akan menyebabkan kehidupan yang ada di dalam air kesulitan untuk mendapatkan oksigen.

Kehidupan yang dimaksud adalah kehidupan mikroorganisme dan biota yang hidup di dalam air.

Terhalangnya oksigen yang masuk ke dalam perairan membuat makhluk hidup yang ada di air kesulitan untuk bernafas. Apabila situasi ini tak segera ditangani, maka akan memungkinkan kepunahan biota dan mikroorganisme yang hidup di dalam air.

Selain itu, pertumbuhan eceng gondok dan ganggang dalam jumlah besar juga bisa menghalangi masuknya sinar matahari yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidup biota air.

2. Rusaknya ekosistem laut

Bahaya air limbah deterjen
Ikan yang mati

Bahaya air limbah deterjen yang selanjutnya adalah ancaman rusaknya biota atau kehidupan yang ada di dalam laut maupun perairan.

Semua limbah yang berasal dari kegiatan pencucian akan melewati selokan dan sungai. Setelah itu, aliran sungai akan berakhir di laut.

Akibatnya, kandungan zat kimia yang ada di air limbah deterjen bisa mengancam rusaknya ekosistem dan kehidupan yang ada di laut.

Apabila ekosistem laut rusak maka semua kehidupan yang ada di laut tidak bisa berjalan dengan normal. Jika ini berjalan dalam jangka waktu yang lama akan memungkinkan punahnya kehidupan laut.

Zat kimia yang ada di limbah deterjen juga bisa menyebabkan turunnya tegangan air. Kondisi ini akan mengganggu kelangsungan makhluk hidup yang ada di dalam laut.

3. Bahan Sulit Terurai

Bahaya air limbah deterjen
Bahan sulit diurai

Bahaya air limbah deterjen yang berikutnya adalah bahan yang sulit terurai.

Seperti yang kita ketahui, deterjen terbuat dari bahan kimia yang artinya sulit diurai oleh mikroorganisme atau bakteri pengurai.

Apabila zat kimia yang ada di limbah deterjen tidak dapat diurai dengan baik maka akan menimbulkan pencemaran bagi lingkungan.

Hal ini dikarenakan zat kimia yang ada di limbah deterjen akan mengendap terus menerus di tempat dimana limbah deterjen tersebut dibuang.

Jika situasi ini tidak diatasi secara lanjut akan menyebabkannya rusaknya lingkungan akibat zat kimia yang sulit terurai.

Selain itu, ada juga bahan yang hanya bisa terurai sekitar 50% saja. Artinya sisa bahan kimia tersebut tidak dapat diurai dan apabila dibiarkan merusak lingkungan.

4. Pencemaran Air

Bahaya air limbah deterjen
Pencemaran air

Bahaya air limbah deterjen yang terakhir adalah bisa menyebabkan pencemaran air.

Limbah deterjen dengan jumlah yang berlebihan bisa mencemari air yang ada di selokan, sungai, hingga ujungnya bermuara di laut.

Jika limbah deterjen mengandung zat kimia dalam jumlah yang besar maka air tanah bisa saja ikut tercemar.

Saat ini air tanah digunakan sebagian besar masyarakat untuk kehidupan sehari-hari. Bahkan air tanah juga dikonsumsi sebagai air minum oleh masyarakat.

Melihat situasi ini, secara tidak langsung zat kimia yang ada di deterjen bisa saja ikut masuk ke dalam tubuh manusia. Hal ini dikarenakan manusia selalu meminum air setiap hari.

Sehingga dapat kita ketahui jika bahaya limbah deterjen tidak hanya dirasakan oleh biota air saja melainkan bagi manusia juga.

Jadi, ada baiknya untuk mengurangi penggunaan deterjen sebagai bentuk hindari bahaya air limbah deterjen.

Selain itu, Moms juga bisa beralih dengan menggunakan deterjen yang ramah lingkungan. Salah satunya adalah A Wash Detergent.

A Wash Detergent merupakan deterjen penghilang noda yang terbuat dari bahan alami sehingga aman bagi lingkungan.

Yuk cek home website untuk tahu tentang A Wash Detergent lebih jauh, Moms.

Moms juga bisa mengunjungi Instagram kami untuk tahu update terbaru tentang A Wash Detergent.

Hubungi kami di WhatsApp untuk pemesanan A Wash Detergent.